Selasa, 02 November 2010

HAMPA

Dinding-dinding membaku beku
semua tingkah menggigit jantungku
angin-angin bermalam semu
hilang sudah keteraturan hidupku


siang sudah terasa kini
hari pagi tiada lagi
sedang malam ingin menemani
agar hidupku tiada sepi

Hampa hilang tiada melekat
ia datang dalam sesaat
tidak berwarna tidak pula pekat
apakah hidupku tiada manfaat .




Rudy prayala
2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar