Penghujung dingin terlengang seorang buta berderap
pagi mengusap mata
air basuh muka subuh
seorang buta berharum bunga surga
lenggok megah takbiratul ihram
lantunan demi kata dari surga
seorang buta bertahiyat sayu
saat itulah luntur lelahnya
kerinduan menjamah seperti bulan di cahayanya
laksana angin pada sesuatu yang ditiupnya
" keikhlasan adalah kesembuhan sesungguhnya "
seorang buta larut pada asma doadoa
" Tuhan
izinkan rindu pada kelok airmata saat dialirkan dihati pilu
bukankah nabi yang sujudpun menangis padaMu
layaknya Adam
airmata telah dibikin sedalam mungkin
sejak rahim ibu mengantongi sebuah isi
sejak tubuh dibelai bunda seutuhnya
izinkan maaf seluruhnya "
seorang buta dicium malaikat bahunya
airmata bukanlah jawaban atas duka
sedih rasa lara sering berkepanjangan
tak ada yang lebih azimat daripada doa kita kepada Tuhan
" karna hidup adalah sesuatu yang khusyu'
ruku'lah bersama orang-orang yang ruku' "
rudy prayala
jambi 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar